JABAR EKSPRES – Mendeteksi sebuah kebohongan yang dilakukan seseorang, ternyata tidak harus menggunakan alat seperti yang digunakan penyidik pada sebuah kasus kejahatan.
Karena dengan gerak dan bahasa tubuh seseorang, bisa terlihat dan mendeteksi apakah seseorang sedang berbohonng atau tidak.
Analisis bahasa tubuh yang dipelajari dalam Ilmu Psikologi mengajarkan mendeteksi kebohongan melalui gerakan tubuh atau ekspresi nonverbal. Meskipun tidak ada tanda pasti yang menunjukkan seseorang berbohong, namun ada beberapa gerakan tubuh yang mungkin menjadi petunjuk potensial.
Baca Juga:Dahsyatnya Ikhlas Bersedekah, Belajar dari Pengalaman Sayyidina Ali bin Abi ThalibMenghindari Kucing, Anggota DPRD Janeponto Tabrak 4 Pemotor
Namun hal ini tidak selalu bisa menjadi bukti bahwa seseorang sedang melakukan kebohongan, tanda-tanda ini harus diinterpretasikan dengan hati-hati, karena banyak faktor lain dapat memengaruhi perilaku nonverbal seseorang.
Berikut beberapa bahasa tubuh dan gerakan tubuh seseorang yang mungkin bisa menjadi menjadi petunjuk potensial bahwa seseorang sedang berbohong:
1. Kontak Mata yang Berlebihan atau Terlalu Sedikit
Orang yang berbohong mungkin mencoba terlalu keras untuk menjaga kontak mata atau justru menghindarinya sepenuhnya. Mereka mungkin merasa tidak nyaman dan gugup.
