JABAR EKSPRES – Partai Amanat Nasional atau PAN menjadi sorotan usai Partai Kebangkitan Bangsa tau PKB bergabung dengan Koalisi Perubahan dan Persatuan menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024. Ketua Fraksi PAN sekaligus Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay mengatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan PKB keluar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).
“Ini bukan soal masuknya Golkar dan PAN. Bukan juga soal perubahan nama koalisi. Ini adalah manuver PKB untuk mencari tempat bagi Cak Imin sebagai Cawapres. Di banyak kesempatan, hal ini disampaikan para pengurus PKB secara terbuka,” tegasnya.
Sebetulnya, kata Ketua Fraksi PAN, Koalisi Indonesia Maju (KIM) belum pernah secara khusus membicarakan Cawapres Prabowo. Tahapannya masih pengumuman nama dan penyusunan agenda bersama.
Baca Juga:Ungkap 9 Kasus Tindak Kriminal, Satreskrim Polresta Cirebon Amankan 16 Pelaku KejahatanKILAS KEMARIN: PT Pertamina Bakal Hapus Pertalite hingga Partai Nasdem Tetapkan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres Anies Baswedan
Soal Cawapres, lanjut Pemuda Muhammadiyah tersebut, akan ditentukan kemudian dengan pendekatan musyawarah mufakat. Semua Partai akan dilibatkan secara adil dan setara.
