Studi Baru, Sedotan Kertas Lebih Berbahaya?

JABAR EKSPRES- Sedotan kertas, yang sebelumnya dipandang sebagai alternatif yang lebih sehat daripada sedotan plastik, kini menghadapi fakta mengejutkan melalui temuan baru dari penelitian.

Baru-baru ini, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food Additives and Contaminants mengungkap bahwa sebagian besar sedotan kertas mengandung bahan kimia sintetis yang disebut perfluoroalkil dan poli, atau lebih dikenal dengan PFAS, yang merupakan ‘bahan kimia abadi’ yang tidak terurai di lingkungan atau tubuh.

Penelitian ini memeriksa 39 merek sedotan yang berbeda, termasuk yang terbuat dari kertas, kaca, bambu, plastik, dan baja tahan karat, yang diperoleh dari berbagai tempat seperti toko makanan cepat saji, supermarket, dan apotek. Hasilnya menunjukkan bahwa 69% merek sedotan, termasuk sedotan kertas, mengandung PFAS.

Baca juga: Minum Minyak Zaitun Ternyata Bisa Kendalikan Gula Darah, Ini Manfaat Lainnya

Thimo Groffen, seorang ilmuwan lingkungan dan penulis penelitian, mengungkapkan bahwa sedotan kertas dan bambu, meskipun dianggap ramah lingkungan, justru mengandung PFAS yang bertentangan dengan klaim tersebut.

Dari seluruh sedotan yang diperiksa, sedotan kertas merupakan yang paling terkontaminasi oleh PFAS. Dari 20 merek sedotan kertas yang diperiksa, 18 di antaranya mengandung zat tersebut.

Baca juga: Manfaat Masak Pakai Minyak Zaitun, Bagus untuk Otak

Selain sedotan kertas, sedotan bambu juga tidak luput dari kontaminasi PFAS, di mana 4 dari 5 merek mengandungnya. Sedotan kaca dan plastik juga turut terkontaminasi, dengan 2 dari 5 merek sedotan kaca dan 3 dari 4 merek sedotan plastik mengandung PFAS. Di sisi lain, kelima merek sedotan baja tahan karat tidak mengandung PFAS.

Namun, perlu dicatat bahwa penelitian ini memiliki keterbatasan. Jumlah PFAS yang terdeteksi dalam sedotan relatif rendah, dan hingga saat ini belum ada tingkat paparan yang dapat dianggap berbahaya. Meski begitu, para ilmuwan telah menyarankan agar konsumen mempertimbangkan untuk menggunakan sedotan dari baja tahan karat, yang terbukti tidak mengandung PFAS atau bahan kimia berbahaya lainnya. Meskipun perlu penelitian lebih lanjut, langkah ini dapat membantu mencegah potensi risiko terhadap kesehatan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan