“Salah satu tarif ideal yang kami usulkan adalah Rp 25 ribu, tapi pemerintah setuju dengan tarif Rp 5 ribu di tambah Rp 700 seperti yang di sebutkan tadi. Jadi, akhirnya tarif tertinggi menjadi Rp 27 ribu, mulai Oktober hingga Februari 2024.” ujarnya.
Pada operasional perdana sebelumnya, LRT Jabodebek telah di resmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Agustus 2023.
Lebih dari 5.000 penumpang telah menggunakan LRT Jabodebek antara pukul 14.00 hingga 18.00 WIB.
Baca Juga:Cara Cek dan Bersihkan Daftar Hitam BI Checking OnlineAplikasi KAI Access Berganti Nama dan Hadirkan 4 Fitur Baru, Apa Saja?
Kuswardoyo menyatakan bahwa jumlah okupansi ini tercatat setelah Presiden Joko Widodo mencoba transportasi kereta api massal ini.
“Ketika kita pertama kali mengoperasikan LRT Jabodebek pada pukul 14.00, okupansi yang tercatat hingga pukul 18.00 lebih dari 5.000 orang,” ujarnya di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jakarta, pada Selasa (29/8/2023).
Lihat juga : Aplikasi KAI Access Berganti Nama dan Hadirkan 4 Fitur Baru, Apa Saja?
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa pada tahap awal operasional ini, targetnya adalah mengangkut 115.000 penumpang dalam sehari.
Di harapkan target tersebut akan meningkat seiring dengan semakin banyaknya kereta yang di operasikan.
“Target saat ini adalah minimal 115 ribu pengguna setiap harinya,” ungkapnya.
