Sumber Pendapatan Loyo, DPRD Nilai BUMD Kota Bogor Kurang Berkontribusi

Jajaran Pimpinan DPRD Kota Bogor saat menggelar rapat kerja bersama Pemkot Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Jajaran Pimpinan DPRD Kota Bogor saat menggelar rapat kerja bersama Pemkot Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bogor bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bogor hingga saat ini masih membahas Kebijakan Umum APBD dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2024.

Dalam rapat kerja yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto didampingi unsur pimpinan DPRD Kota Bogor, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin mempersoalkan minimnya kontribusi pendapatan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“PD Pasar ini berapa pasar yang dibangun tahun ini, masa gak ada PAD yang bisa kita serap tahun depan? kan pembangunan harusnya selesai di akhir tahun. Kami akan minta rincian pendapatan dari masing-masing pasar dan kajian pendapatannya,” kata Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin dikutip Minggu, 27 Agustus 2023.

Baca Juga:PSYCHIC FEVER Nyanyikan Lagu Soundtrack Film “HiGH&LOW THE WORST X” di Festival Musik ASS Vol.2 JakartaTampil Perdana Konser di Jakarta dalam Festival Musik ASS Vol.2, Kep1er Sajikan Lagu Debut

Tak hanya soal itu, pria yang akrab disapa Kang JM ini juga menyoal program-program yang belum selesai di akhir masa jabatan kepemimpinan Bima Arya.

“Jadi saya mau semangat RTLH itu bukan lagi stimulus, tapi memberikan tempat tinggal layak berapapun anggarannya, tidak usah banyak tapi bertahap. Misalkan lima puluh juta satu rumah tapi tiap tahun berkelanjutan,” paparnya.

0 Komentar