JABAR EKSPRES – Hasil penilaian awal oleh intelijen Amerika Serikat mengungkapkan bahwa ledakan yang disengaja menjadi pemicu dari kecelakaan mematikan sebuah pesawat.
Pesawat ini membawa pemimpin kelompok militer bayaran dan mengakibatkan kematian tragisnya.
Saat dikeluarkan, penilaian ini tidak hanya menghadapi kehadiran teori konspirasi yang berkembang terkait kematian pemimpin grup Wagner tersebut.
Baca Juga:6 Rekomendasi Kafe Instagrammable Terbaik di Jakarta, Tempat Cozy dan Asyik untuk Ngonten Hingga Nongkrong!Donald Trump Kembali Aktif di Platform X untuk Kali Pertama Sejak 2021 Karena Ditangguhkan
Namun, pejabat-pejabat ini yang memilih untuk tetap anonim karena alasan keamanan tidak mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai penyebab ledakan tersebut.
Penilaian ini berbicara mengenai ledakan tersebut, yang diyakini oleh banyak pihak sebagai balasan atas pemberontakan pada bulan Juni yang merupakan tantangan terbesar bagi pemerintahan Rusia dalam 23 tahun terakhir.
Ryder enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai apakah ledakan itu disebabkan oleh bom atau mungkin merupakan tindakan pembunuhan.
Seluruh penilaian dari intelijen ini terungkap di tengah-sesudah Putin mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban yang dilaporkan berada di dalam pesawat. Ia juga merujuk pada “kesalahan serius” yang dilakukan oleh Prigozhin.
Tim penyelamat berhasil menemukan 10 mayat di lokasi kejadian. Berbagai sumber anonim di dalam kelompok Wagner yang dikutip oleh media Rusia menyatakan bahwa Prigozhin telah tewas dalam insiden ini, namun belum ada konfirmasi resmi yang diterbitkan.
