JABAR EKSPRES – Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Belarus telah mengeluarkan imbauan kepada warganya untuk segera meninggalkan Belarusia.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan konflik Ukraina-Rusia dan meningkatnya jumlah penutupan perbatasan Belarus dengan negara-negara tetangga dalam beberapa pekan terakhir serta.
Pemerintah Lituania, pada tanggal 18 Agustus lalu, mengumumkan penutupan dua jalur penyeberangan perbatasan dengan Belarus. Namun, empat jalur lainnya masih tetap dibuka untuk sementara waktu.
Baca Juga:18 Mayat Korban Kebakaran Hutan Ditemukan di Perbatasan TurkiDonald Trump Didakwa Kasus Kriminal, Ia Sebut Dirinya Siap Ditangkap
Penutupan berulang kali perbatasan dan perubahan kebijakan lintas batas oleh Belarus telah menciptakan ketidakpastian bagi warga asing yang tinggal atau bepergian di negara tersebut.
Ketegangan di wilayah tersebut juga telah memicu pergeseran dinamika geopolitik di Eropa Timur.
AS dan sekutunya mengawasi perkembangan ini dengan cermat sambil terus berkoordinasi dengan pihak terkait demi menjaga keamanan warganya di tengah situasi yang terus berubah.
Konflik yang bermula pada tahun 2014 ini berubah drastis dengan invasi ini, yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa di kedua belah pihak.
Korban jiwa telah mencapai angka yang menyedihkan, dengan puluhan ribu orang kehilangan nyawa.
