Program OPOP Lahirkan 5.018 Bisnis Baru, Pesantren Jadi Mandiri

Program OPOP Lahirkan 5.018 Bisnis Baru, Pesantren Jadi Mandiri
SEGAR : Petani sedang menyiram tanaman stroberi di Rancabali, Kabupaten Bandung, Selasa (22/8). Agrobisnis jadi salah satu produk usaha yang tengah dikembangkan dalam program OPOP. (Hendrik Muchlison/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Setia menguraikan, program OPOP itu mampu menumbuhkan entrepreneur atau wirausaha baru di Jabar. “Jumlah pesantren di Jabar memang banyak, kalau setiap pesantren bisa hasilkan produk unggulan tentu bakal menjadi nilai tambah luar biasa. Khususnya untuk perekonomian Jabar,” tuturnya.

Pertumbuhan wirausaha memang patut untuk terus didukung. Agar selain mandiri dalam ekonomi, kedepannya mereka juga bisa menjadi penyerap tenaga kerja.

Menurut Setia, program tersebut juga patut untuk terus dikembangkan. Artinya tidak berhenti dari tahap pengembangan produk di pesantren. “Pengembangan entrepreneur itu ada tiga siklus, stimulasi, dukungan dan pemeliharaan,” tuturnya.

Baca Juga:De Braga by ARTOTEL Komitmen Jaga Lingkungan HidupMizan Amanah Gelar Santunan dan Pencegahan Stunting bersama Mahasiswa UI di Sukabumi

Program OPOP telah mampu memberikan dukungan kalangan pesantren untuk tumbuh jadi pengusaha. Berikutnya, Pemprov tinggal melanjutkan dari sisi pemeliharaan.

0 Komentar