Perawat Inggris Bunuh Bayi, Ternyata Motifnya Bikin Geleng-Geleng Kepala

Perawat Inggris Bunuh Bayi, Ternyata Motifnya Bikin Geleng-Geleng Kepala
Ilustrasi: Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Heboh mewarnai pengadilan ketika seorang perawat Inggris, Lucy Letby, diumumkan bersalah atas tuduhan pembunuhan terhadap tujuh bayi yang baru lahir.

Dalam vonis yang mengejutkan, Letby dinyatakan bersalah karena keterlibatannya dalam kematian lima bayi laki-laki dan dua bayi perempuan.

Dalam mengungkapkan motif di balik tindakannya yang mengerikan, wanita berusia 33 tahun ini mengungkapkan bahwa obsesi yang tak terkendali terhadap seorang dokter yang bekerja di rumah sakit tempatnya bekerja telah mendorongnya untuk melakukan tindakan keji ini.

Baca Juga:5 Tempat Paling Angker di Bandung Beserta Kisah-Kisah Horornya yang TerkenalKlaim Kerap Dimanfaatkan oleh Aksi Terorisme, Somalia Larang Aplikasi TikTok dan Telegram

Namun, pengadilan juga mendengar kesaksian dari seorang teman sekaligus rekan dokter Letby.

Teman tersebut mengungkapkan bahwa Letby telah mengalami gangguan emosional yang serius dan bahkan pernah mencoba untuk bunuh diri di dermaga.

Selain itu, tindakannya juga termasuk memberikan susu dalam jumlah berlebihan, melakukan serangan fisik, dan bahkan meracuni bayi-bayi dengan insulin.

Upaya Letby dalam menutupi kejahatannya juga sangat terperinci. Ia bahkan berusaha untuk memanipulasi rekan kerjanya agar percaya bahwa kematian-kematian tragis ini disebabkan oleh alasan-alasan yang wajar.

“Lucy Letby berusaha menipu rekan-rekannya dan menganggap kerugian yang dia sebabkan tidak lebih dari memperburuk kerentanan setiap bayi yang ada,” imbuh jaksa penuntut.

“Di tangannya, zat yang tidak berbahaya seperti udara, susu, cairan, atau obat seperti insulin, akan menjadi mematikan,” lanjut lagi.

0 Komentar