Klaim Kerap Dimanfaatkan oleh Aksi Terorisme, Somalia Larang Aplikasi TikTok dan Telegram

Klaim Kerap Dimanfaatkan oleh Aksi Terorisme, Somalia Larang Aplikasi TikTok dan Telegram
Ilustrasi: Solen Feyissa/Pexels
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam upaya untuk menjaga keamanan nasional, Pemerintah Somalia telah mengambil langkah tegas dengan melarang penggunaan beberapa aplikasi populer, termasuk TikTok dan Telegram.

Keputusan ini diambil setelah ditemukan bukti bahwa aplikasi-aplikasi tersebut kerap dimanfaatkan oleh kelompok “teroris” untuk menyebarkan propaganda yang merusak stabilitas negara.

Pengumuman pelarangan ini resmi disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Teknologi Somalia.

Baca Juga:7 Tips Bisnis Sukses Makanan di Bandung, Strategi Ampuh Datangkan Banyak Cuan!10 Tempat Wisata Terbaik yang Wajib Kamu Kunjungi jika Hendak Berkeliling Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Teknologi Somalia menekankan bahwa tindakan ini dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta untuk mencegah penyebaran pesan-pesan yang berpotensi merusak persatuan dan kestabilan sosial.

Dengan adanya penggunaan aplikasi-aplikasi tersebut oleh pihak-pihak yang bermaksud jahat, langkah larangan ini dianggap sebagai langkah yang tepat dan mendesak demi melindungi integritas negara.

Upaya penegakan hukum akan diambil terhadap perusahaan yang tidak mematuhi kebijakan ini.

Menanggapi keputusan tersebut, platform media sosial TikTok enggan memberikan komentar secara langsung.

0 Komentar