JABAREKSPRES.COM, BANDUNG – Kekosongan anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di 27 Kota Kabupaten Jawa Barat (Jabar) akhirnya tertutup. Hal itu setelah para anggota Bawaslu terpilih secara resmi dilantik Bawaslu RI pada Sabtu, 19 Agustus 2023 malam.
Para anggota Bawaslu itu dilantik bersama dengan 1912 anggota Bawaslu, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) se Indonesia di Jakarta. Pelantikan itu juga memiliki catatan sendiri bagi Museum Rekor Indonesia (MURI). Karena menjadi pelantikan pejabat publik terbanyak dengan mengenakan busana adat. “Harapannya segera beri penguatan SDM dengan memahami aturan dan konsolidasi bersama stakeholder terkait,” pungkas Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja.
Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Jabar Fereddy menambahkan, Penguatan organisasi juga menjadi fokus utama Divisi SDM dan Organisasi. “Kami akan bekerja keras untuk memastikan bahwa Bawaslu dapat beroperasi dengan baik dan memiliki sistem yang efisien dalam menjalankan tugas-tugasnya,” tukasnya.
Baca Juga:Polresta Bogor Doktrin Pelajar Cintai Lingkungan, Orangtua hingga Jajaran Sekolah Diajak Bebersih Sungai CiliwungSoekarno Hatta Airport Improves Services with Digitalization
Dari informasi yang dihimpun, jabatan Bawaslu tingkat provinsi Kota Kabupaten berakhir pada 14 Agustus 2023. Termasuk di dalamnya Bawaslu 27 Kabupaten Kota Jabar.
Berdasarkan pantauan Jabar Ekspres di web Bawaslu RI, pengumuman calon anggota Bawaslu Kabupaten Kota Jabar baru dipublis pada Sabtu, 19 Agustus 2023 pagi. Di antaranya untuk Bawaslu Kota Bandung bakal di isi Bayu Mochamad, Dimas Arya Iskandar, Indra Prasetyo, Muhamad Sopian, dan Muhammad Adriansyah.
Selama masa sebelum pelantikan itu, komando Bawaslu di tingkat Kabupaten Kota diambil alih sementara oleh Bawaslu tingkat provinsi. “Sesuai surat edaran Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi termasuk Jabar untuk pengambilalihan sementara tugas wewenang dan fungsi kelembagaan Bawaslu Kabupaten Kota,” pungkas Zacki M Zam Zam beberapa hari lalu.
