Buntut Kerusuhan Dago Elos, Polrestabes Bandung Menduga Ada Provokasi dan Telah Amankan 7 Orang

JABAR EKSPRES – Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan tujuh orang dalam kerusuhan di Dago Elos, Kota Bandung, Jawa Barat pada Senin, 14 Agustus 2023 lalu. Pasalnya ketujuh orang tersebut diduga sebagai pemicu aksi anarkis.

Seperti diketahui bahwa kerusuhan terjadi di Dago Elos buntut polemik sengketa lahan antara keluarga Muller dengan warga Dago Elos. Dalam kerusuhan tersebut, tujuh orang diduga provokator diamankan oleh polisi.

BACA JUGA: Soroti Kerusuhan di Dago Elos, Ema Sumarna Menduga Ada yang Tumpangi Kasus Sengketa Lahan Keluarga Muller

Budi Sartono mengatakan bahwa diduga ada provokasi dalam kerusuhan di Dago Elos. Sehingga, situasi semakin memanas dan pihak polrestabes Bandung pun mengamankan tujuh orang.

“Kita mengamankan 7 orang pelaku yang anarkis saat di lokasi kejadian. Mereka ini terindikasi memang untuk melakukan provokasi dan melakukan situasi tidak kondusif di sana,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono kepada awak media, dikutip JabarEkspres.com pada Selasa, 15 Agustus 2023.

BACA JUGA: Soal Dugaan Penganiayaan 2 Jurnalis saat Liput Kerusuhan Dago Elos, AJI Desak Kepolisian Segera Usut Tuntas

Lebih lanjut, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono pun membeberkan hasil pemeriksaan tujuh orang tersebut. Ia mengatakan bahwa empat orang di antaranya dipastikan bukan warga Dago Elos.

“Dan 4 orang ini sudah terbukti melakukan anarkis dan bukan warga daerah tersebut. Jadi yangmelakukan anarkis bukan dari warga sana,” katanya.

Tidak hanya itu, Budi Sartono juag mengatakan bahwa Polrestabes Bandung menemukan sekarung botol minuman. Botol tersebut, katanya digunakan untuk melempar kea rah polisi.

“Empat orang ini dibuktikan dengan alat bukti dipegang mereka ini kelompoknya bukan dari warga tersebut. Ini terindikasi memang untuk melakukan provokasi dan melakukan situasi tidak kondusif, sehingga kami melakukan tindakan tegas kepada mereka. Makanya dilakukan pendorongan, ada beberapa anggota dari jajaran dari polda jabar ini tembak gas air mata,” katanya memungkasi.

Sebelumnya, warga Dago Elos tengah menghadapi sengketa lahan dengan keluarga Muller. Hingga kini kasus tersebut masih terus bergulir. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan