JABAR EKSPRES – Berita mengenai permintaan kontestan finalis Miss Universe Indonesia 2023 untuk memberikan foto tanpa busana selama pemeriksaan tubuh, yang lebih dikenal sebagai body checking, telah memasuki babak baru di ranah hukum.
Kasus ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian oleh sejumlah kontestan, yang mengklaim adanya dugaan pelecehan seksual dalam proses tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima, para finalis kompetisi kecantikan bergengsi, Miss Universe Indonesia 2023, telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan insiden ini kepada pihak kepolisian.
Baca Juga:Aksi Pembakaran Al-Qur’an Terjadi di Denmark sebagai Bagian dari Protes Kelompok UltranasionalisJakarta Terjerat Polusi Udara, Peringkat Keempat Kota dengan Udara Terburuk di Dunia
Kasus ini bermula dari permintaan pemeriksaan tubuh, yang termasuk permintaan foto tanpa busana, kepada para finalis oleh pihak penyelenggara.
Namun, tindakan ini menuai kontroversi dan menimbulkan rasa tidak nyaman di kalangan kontestan. Beberapa dari mereka merasa bahwa proses pemeriksaan tersebut telah melampaui batas etika dan bermuara pada pelecehan seksual.
Dalam unggahan tersebut, Sally, yang juga merupakan pemilik batik Trusmi yang terkenal, memperlihatkan tangkapan layar percakapan WhatsApp antara dirinya dan National Director Miss Universe Indonesia Jawa Barat, Rizky Ananda Musa.
Konten yang diunggah oleh Sally Giovanny telah mencuri perhatian netizen di seluruh Indonesia.
