BBKSDA Jabar Tunggu Hasil Lab IPB Terkait Penyebab Kematian Bayi Harimau Milik Alshad Ahmad

BBKSDA Jabar Tunggu Hasil Lab IPB Terkait Penyebab Kematian Bayi Harimau Milik Alshad Ahmad
Alshad Ahmad Mengunggah Foto Bersama Bayi Harimau Miliknya Bernama Cenora. (intagram/alshadahmad)
0 Komentar

Jabar Ekspres – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Barat (BBKSDA Jabar), mengaku pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kematian bayi harimau berusia satu bulan berjenis benggala, milik Youtuber Alshad Ahmad.

“Karena kami bukan ahlinya untuk mengetahui penyebabnya apa, maka bersama dengan dokter hewan melakukan nekropsi, dicek dibedah dan segala macam ,terus sampelnya dikirim ke pusat laboratorium primata di IPB Bogor untuk mengetahui lebih lanjut (penyebab kematiannya. Tapi sampai sekarang belum keluar (hasilnya),” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (29/7).

Irawan mengatakan, kematian “Cenora”  bayi harumau benggala milik Alshad Ahmad tersebut mrupakan laporan ke- 6 yang diterima BBKSDA.

Baca Juga:Berkenalan dengan Fotografer Masjid Al Jabbar, Sering Tekor ditinggal PengunjungJadi Peringkat Pertama di Indonesia dalam Angka Pengangguran, Disnakertrans Jabar Siapkan Langkah Penekanan

“Sebelumnya itu di tahun 2021 ada dua ekor (harimau) mati hasil laporannya itu karena prematur, lalu tahun 2022 mati dua (ekor) dalam kandungan, setelah itu ada satu mati karena infeksi di dalam perut dan catat, nah sekarang ini ada mati lagi satu dan kami, masih tunggu hasilnya seperti apa dari dokter,” ucapnya

Maka dari itu, Irawan mengimbau kepada masyarakat khusunya yang ingin memelihara bayi harimau, maka diwajibkan paham terlebih dahulu.

0 Komentar