Presiden Nigeria Dikudeta Militer dan Ditahan di Istana Kepresidenan!

“Bazoum merupakan menjadi satu-satunya harapan Barat di kawasan Sahel. Prancis, AS, dan UE telah menghabiskan sebagian besar sumber daya mereka di kawasan itu untuk mendukung Niger dan pasukan keamanannya,” kata Ulf Laessing yang merupakan kepala program Sahel untuk wadah pemikir Konrad-Adenauer-Stiftung Jerman.

Kudeta sebelumnya pada 2021 sebelum Bazoum terpilih berhasil di gagalkan oleh pemerintahan, di mana sebuah unit militer mencoba merebut istana kepresidenan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan