JABAR EKSPRES – Pada hari Senin (25/12), pejabat pemerintah setempat mengungkapkan bahwa kelompok bersenjata telah menyerang sejumlah desa di Nigeria tengah dan menewaskan setidaknya 113 orang.
“Sebanyak 113 orang telah dikonfirmasi tewas karena permusuhan pada hari Sabtu berlanjut hingga Senin dini hari,” kata Monday Kassah, kepala pemerintah daerah di Bokkos, Negara Bagian Plateau, melansir dari laman AFP.
Angka ini jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan sebelumnya oleh pihak militer, yang hanya mencatat 16 korban tewas. Serangan-serangan tersebut dilakukan oleh kelompok bersenjata lokal yang disebut “bandit”, dan mereka berhasil membakar rumah-rumah dan menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan di wilayah ini.
Baca Juga:Spesifikasi Nothing Phone 2a Hp Terbaru 2024 yang Layak Ditunggu7 Cara Membuat Password yang Aman dan Kuat
“Kami menemukan lebih dari 300 orang terluka” yang dipindahkan ke rumah sakit di Bokkos, Jos dan Barkin Ladi, katanya.
Serangan terhadap desa-desa di Nigeria bukanlah hal baru. Negara ini telah lama menderita dari serangan milisi bandit yang menculik dan menjarah penduduk untuk mendapatkan uang tebusan. Persaingan sumber daya alam antara penggembala nomaden dan petani juga memperburuk ketegangan sosial dan memicu kekerasan. Selain itu, konflik jihadis di timur laut Nigeria telah berlangsung sejak tahun 2009, menyebabkan puluhan ribu orang tewas dan jutaan orang mengungsi.
