Akan Hadapi Kejuaraan Dunia dan Olimpiade, Diananda Choirunisa Latihan di Belanda

Akan Hadapi Kejuaraan Dunia dan Olimpiade, Diananda Choirunisa Latihan di Belanda
Pemanah Indonesia Diananda Choirunisa bersiap melepaskan anak panah dalam kualifikasi perorangan putri Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Jepang, Jumat (23/7/2021). (ANTARA)
0 Komentar

Jabar Ekspres – Atlet panahan putri Indonesia, Diananda Choirunisa, telah mengungkapkan berbagai persiapan yang dia lakukan menjelang Kejuaraan Dunia Panahan 2023 di Berlin, Jerman, serta upayanya untuk meraih tiket Olimpiade 2024 di Paris.

“Kami saat ini sedang berlatih di Belanda, dan ikut latihan bersama timnas Belanda. Banyak uji coba, kami mencoba mematangkan persiapan pertandingan dan mental menuju ke Berlin nanti,” kata Nisa dikutip dari Antara News.

Demi menghadapi tantangan tersebut, Nisa berusaha untuk memfokuskan pikirannya pada setiap pertandingan dan turnamen serta mencoba untuk tidak terpengaruh oleh asal negara pesaingnya.

Baca Juga:Alami Kendala saat Masuk Udara Indonesia, Pilot Pesawat Jet Tempur: Lalu Lintas Jakarta Sangat PadatFrench Luxury Fashion Brand Supports Paris 2024 Olympics

Diananda Choirunisa berpendapat bahwa latihan yang baik akan membuatnya lebih percaya diri untuk bersaing dengan siapa pun, terlepas dari negara asalnya.

“Sekarang saya lebih mencoba untuk tidak memandang (kompetitor) dari mana. Walaupun dia dari Korea Selatan, kami juga latihan dengan baik, sama bagusnya. Jadi saya lebih merasa percaya diri untuk melawan siapa pun,” ungkap Nisa.

Selain persiapan fisik, Nisa juga melakukan meditasi sebagai persiapan mental. Meditasi membantu menenangkan pikirannya dan meningkatkan kepercayaan diri, terutama saat harus bersaing dengan negara-negara yang kuat. Hal ini membuktikan bahwa persiapan mental juga memiliki peranan penting dalam prestasi atlet panahan.

Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) telah mengirim tiga atlet putri recurve untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Panahan 2023 di Berlin, yaitu Nisa, Alpriani Eka Setiowati, dan Anindya Nayla Putri. Mereka didampingi oleh tiga pelatih, yaitu Hendra Setijawan, Denny, dan Park Young Geol dari Korea Selatan.

0 Komentar