Tenaga Ahli Psikolog: Perpeloncoan Saat MPLS Tidak Membentuk Mental

Tenaga Ahli Psikolog Ungkap Perpeloncoan Saat MPLS Tidak Membentuk Mental
Dikdik Hardy, M. Psi. Tenaga Ahli Psikolog, sumber istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan yang sudah menjadi rutinan tiap tahun untuk menyambut siswa didik baru, hal itu bertujuan untuk mengenal lebih dekat tentang sekolah tersebut.

Namun, masih ditemukan praktik perpeloncoan siswa saat MPLS/Orientasi sekolah. Dari berbagai pengamatan Jabar Ekspres, biasanya perpeloncoan saat masa pengenalan sekolah ditunjukkan untuk membentuk mental siswa baru.

Dikdik menuturkan bahwa membentuk mental tidak harus dengan kekerasan, bisa di lakukan dengan cara yang humanis dan lebih mudah.

Baca Juga:Anggota DPRD Kota Depok Minta Rekomendasi Izin Pos PAUD Anggrek yang Baru DicabutMenengok Kampung Blekok Kota Bandung, Makin Terhimpit Perumahan Elit

“Untuk membentuk mental idealnya, siswa itu dipilih berdasarkan karakter dasar mental. Sehingga, untuk melakukan tindakan berikutnya bisa disesuaikan terlebih dahulu dengan karakter mental mereka,” tutur Dikdik.

Dikdik juga berkomentar bahwa tindakan perploncoan tidak jauh beda dengan tindakan bullying sebab hal tersebut sudah masuk kepada ranah kriminal.

“Perpeloncoan hapir sama dengan kasus bullying. Sebab, hal itu hampir sama dengan menekan fisik dengan cara kekerasan atau menekan secara verbal, non verbal, ataupun lainnya sehingga bisa masuk ke dalam tindakan yang mengarah kepada perbuatan kriminal,” ungkap Dikdik.

0 Komentar