Adapun penyebab keracunan, katanya, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil uji sampel makanan yang saat ini dilakukan oleh Lab Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat.
“Pengambilan sampel makanan dari acara itu sendiri sudah dilakukan oleh Dinkes Kota Cimahi, sampel juga sudah diserahkan ke Labkesda untuk diuji lab, kita juga sama-sama menunggu,” kata Luthfi.
sebelumnya, ratusan orang mengalami gejala serupa keracunan dengan dugaan akibat mengonsumsi makanan dari acara reses anggota DPRD di Kelurahan Padasuka. Para korban berasal dari Kelurahan Setiamanah, Kelurahan Cimahi, dan Kelurahan Padasuka.
Baca Juga:Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Siswa SMPN 1 Ciambar, Legislator Asal Dapil II Usulkan Buku Panduan MPLSResmi Tercatat di PN Bandung, Gugatan Panji Gumilang ke Ridwan Kamil akan Disidangkan 15 Agustus 2023
Sebagian warga yang mengalami gejala keracunan setelah diobservasi di Puskemas Padasuka yang merupakan posko kesehatan keracunan makanan, hanya membutuhkan rawat jalan.
Namun, ada pula pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan sehingga diantar ke rumah sakit dengan menggunakan ambulans.
Ada lima rumah sakit yang menjadi tempat rujukan pasien keracunan makanan utama, yakni Cibabat, Dustira, Mitra Kasih, Kasih Bunda, dan Mitra Anugrah Lestari (MAL). (*)
