MPLS Regang Satu Nyawa, Polres Sukabumi Ungkap Kronologinya!

JABAR EKSPRES – Sebelumnya diberitakan bahwa MA (13), salah satu siswa SMPN 1 Ciambar Kabupaten Sukabumi meregang nyawa saat mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kapolres Kabupaten Sukabumi, AKBP Maruly Pardede membeberkan kronologi meninggalnya MA (13) saat kegiatan MPLS.

“Kejadian bermula pada sabtu 22 Juli 2023, diketahui saat di laporkan ke polsek setempat sekira pukul 15.54 dari laporan masyarakat menemukan orang tenggelam, lalu polisi datang ke tkp, serta dari unsur forkopimcam untuk melakukan evakuasi hingga mendampingi keluarga untuk sesi pemakaman,” ucap Maruly Pardede kepada awak media pada Senin, 24 Juli 2023.

BACA JUGA: Korban Salah Gerebek, Seorang Pemuda Tewas Usai Terjun ke Sungai

Pasca temuan tersebut, tim reskrim polsek nagrak melakukan upaya upaya untuk mengumpulkan informasi, dari informasi yang terkumpul ternyata orang tersebut merupakan bagian siswa MPLS SMPN 1 Ciambar Kabupaten Sukabumi.

“Disaat keterangan awal pelaksanaan tersebut diikuti oleh 120 siswa baru, pelaksanaan dari hari Jum’at serta pada sabtu pagi dilanjut kegiatan berjalan kaki (tadabur alam). Sekitar pukul 11.00 dilanjutkan mandi di Sungai Cileleuy. Pasca itu, saat hendak di absen ternyata kurang 1, dari info tersebut dilakukan penyisiran, korban ditemukan 4 kilometer dari jarak tempat semula mandi di sungai,” tutur Maruly.

BACA JUGA: Salip Truk di Sebelah Kiri, Pemotor di Sukabumi Tewas Terlindas

“Untuk saat ini soal peristiwa tersebut ditangani oleh unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi. Tim sudah dibentuk untuk melakukan penyelidikan apakah ada tindak pidana kelalaian atau kesengajaan,” imbuhnya.

Dari informasi yang dikumpulkan oleh Jabar Ekspres, saat ini pihak kepolisian terus mendalami saksi saksi dan kemungkinan akan ada penambahan saksi dari yang sebelumnya telah dimintai keterangan.

Selain itu, Kapolsek Sukabumi menghimbau kegiatan MPLS bisa dilakukan dengan kegiatan yang lebih positif, dan berharap tidak ada lagi kegiatan MPLS yang membahayakan untuk siswa itu sendiri. (Mg9)

BACA JUGA: Katanya Bakal Jadi Silicon Valley, Bukit Algoritma di Sukabumi Malah Jalan di Tempat

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan