Sempat Tak Penuhi Panggilan Kejagung, Airlangga Hartarto Siap Berikan Keterangan Terkait Kasus Mafia Minyak Goreng

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto siap diperiksa Kejagung terkait mafia minyak goreng setelah sebelumnya tak penuhi panggilan. ANTARA/HO/Kemenko Perekonomian.
Menko Perekonomian Airlangga Hartanto siap diperiksa Kejagung terkait mafia minyak goreng setelah sebelumnya tak penuhi panggilan. ANTARA/HO/Kemenko Perekonomian.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto tiba sekira pukul 08.20 WIB di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung). Ia memenuhi panggilan sebagai saksi untuk memberikan keterangan terkait kasus mafia minyak goreng.

Seperti diketahui bahwa mencuat dugaan kasus mafia minyak goreng, yakni tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya di industri kelapa sawit yang menyebabkan sejumlah pihak termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto oleh Kejagung.

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana sempat mengatakan bahwa penyidik memutuskan untuk meminta keterangan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto lantaran melihat adanya urgensi dalam rangka pengusutan kasus mafia minyak goreng tersebut. Untuk itu, Kejagung kembali memanggilnya setelah tidak hadir pada pemeriksaan tanggal 18 Juli 2023 lalu.

Baca Juga:Jelang Pemilu 2024, Presiden Jokowi Imbau Masyarakat: Jangan Ada Ujaran Kebencian di Media Sosial!Puan Maharani Bocorkan 5 Nama Kandidat Bakal Cawapres, Cak Imin Berpotensi Dampingi Ganjar Pranowo?

“Menggali dari sisi evaluasi kebijakan, dari sisi pelaksanaan kebijakan, karena kebijakan ini sudah merugikan negara cukup signifikan menurut putusan MA, kurang lebih Rp6,7 triliun. Dari hasil putusan MA inilah akan kami dalami semua menghasilkan saksi-saksi yang patut kita periksa,” katanya kepada wartawan, dikutip JabarEkspres.com pada Senin, 24 Juli 2023.

Seperti diketahui bahwa sebelumnya, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dirinya siap untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus mafia minyak goreng. Bahkan ia mengungkapkan akan menghadiri panggilan Kejagung jika diperlukan.

0 Komentar