Gara-gara Judi Online, Dua Orang Saling Tikam dengan Pisau 

Gara-gara Judi Online, Dua Orang Saling Tikam dengan Pisau 
Gara-gara Judi Online, Dua Orang Saling Tikam dengan Pisau 
0 Komentar

JABAR EKSPRES, BOGOR – Dua orang kepala toko makanan cepat saji Terlibat Duel Maut di Citeurep, Kabupaten Bogor, Minggu (23/7).

Akar masalah dari duel maut dua pria tersebut terjadi disalah satu kontrakan di Desa Leuwinutug.

Salah seorang Penghuni kontrakan, Selvie (30) mengatakan, duel maut tersebut dilatar belakangi oleh judi online.

Baca Juga:Pasar Losari Kebakaran! Damkar Kabupaten Cirebon Kerahkan 9 Unit Armada untuk Segera Padamkan ApiDPRD Jawa Barat Minta Pemda Terus Dukung dan Pertahikan SLB

Ia menjelaskan, awalnya pelaku berinisial D (21) mendatangi kediaman korban dan ingin meminjam uang kepada korban MS (26).

“Gara-gara slot, katanya minjem uang cuma engga dikasih,” ujarnya kepada media, Senin (25/7).

Namun, D tidak diberikan pinjaman uang oleh MS hingga akhir terjadi cekcok dan perkelahian yang menyebabkan MS meninggal dunia di lokasi.

“Si korban engga ngasih, soalnya dia (D) tuh katanya udah abis Rp 11 juta buat maen kayak gitu,”paparnya.

Sebagai informasi, MS dan D merupakan rekan kerja di salah satu perusahaan frenchise makanan cepat saji.

Keduanya merupakan kepala toko dari perusahaan tersebut, hanya saja berbeda lokasi penempatan.

Sebelumnya, Kapolsek Citeureup Kompol Yufrialdi mengatakan, bahwa duel maut dua pemuda di sebuah kontrakan di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga:Jokowi Tegaskan LPG 3 kg Hanya Untuk Masyarakat Kurang MampuKorban Keracunan Makanan di Cimahi Terus Bertambah dan Dilarikan ke Puskemas Padasuka

Perkelahian duel antara MS (26) dan D (21) tersebut awalnya diketahui warga yang mendengar suara gaduh perkelahian di dalam kontrakan.

Namun, warga mencoba melerai kejadian perkelahian tersebut tetapi gagal.

“Saat terjadinya perkelahian tersebut awalnya sudah coba dilerai oleh warga yang saat itu sedang merokok di teras kontrakan karena mendengar adanya suara perkelahian,” kata Kompol Yufrialdi.

Sementara untuk pemuda berinisial D mengalami luka robek di perut dan punggung, serta terdapat sebuah pisau yang tertancap di leher.

Kejadian yang menggegerkan warga ini kini telah dalam penanganan pihak kepolisian Polsek Citeureup dengan digelarnya olah tempat kejadian perkara (TKP). (SFR)

0 Komentar