JABAR EKSPRES – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas kecelakaan lokomotif kereta api 112 Brantas yang menambrak Truk Tronton di Semarang, Jawa Tengah.
Selain itu, PT KAI pun mengatakan bahwa pihaknya dan pihak terkait lainnya telah mengevakuasi lokomotif kereta api 112 Brantas di jalur Semarang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko pun menyampaikan bahwa pada Rabu, 19 Juli 2023 dini hari, jalur hulu pada petak jalan Jerakah-Semarang Poncol sudah dapat dilalui kereta api kembali.
Baca Juga:Akibat Kebakaran, Perhiasan Emas 82 Gram dan Uang Rp12 Juta Milik Warga di Sumedang Nyaris Habis TerbakarSoroti Sistem PPDB, Anggota Komisi X DPR RI: Jalur Zonasi Jangan Numpag KK!
“Dengan ini, dua jalur KA di Semarang sudah dapat dilalui KA kembali. Untuk jalur hilir sudah dapat dilalui dengan kecepatan normal, sedangkan di jalur hulu sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas,” kan Ixfan.
Meski jalur sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, kepadatan di lintas masih terjadi dan secara bertahap akan terurai. Seluruh jajaran PT KAI terus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menormalkan kembali seluruh jadwal perjalanan kereta api.
Dikabarkan bahwa sampai saat ini, masih ada beberapa kareta api yang mengalami keterlambatan, diantaranya: kereta api 78F Pandalungan sebanyak 124 menit, kereta api 126 Harina 155 menit, kereta api 16 Argo Muria 145 menit, dan kereta api 130 Gumarang 147 menit.
