Geger Pembuangan Bayi di Ciseke Sukabumi, Kapolsek Kebonpedes Ungkap Kondisinya

Kapolsek Kebonpedes saat memberikan keterangan kepada awak media, soal penemuan bayi di atas asbes. Jabar Ekspres/Riki Achmad.
Kapolsek Kebonpedes saat memberikan keterangan kepada awak media, soal penemuan bayi di atas asbes. Jabar Ekspres/Riki Achmad.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kapolsek Kabonpedes, Iptu Tommy Ganhany buka suara soal kasus pembuangan bayi di Ciseke Kecamatan kebonpedes Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Mulanya, kronologi tersebut di jelaskan oleh Yusman (28), dia menjelaskan bahwa penghuni kontrakan atas sempat mendengar suara tangisan bayi pada malam hari.

Menurut keterangannya, penghuni kontrakan sempat mendengar suara bayi sekira pukul 03.00 WIB. Namun, ia mengabaikan suara tersebut dan tidak mengira bahwa sumber suara itu benar-benar berasal dari bayi yang dibuang.

“Kemudian suara bayi itu terdengar kembali sekira pukul 14.00 siang dan akhirnya saya serta penghuni kontrakan yang lain coba mencari kebelakang kontrakan suara tersebut. Sekira pukul 14.30 saya dan yang lainnya menemukan bayi di atas asbes belakang kontakan, saya serta penghuni lainnya langsung sigap mengamankan bayi tersebut,” Ungkap Yusman.

Baca Juga:Pengakuan Tersangka Pembunuhan di Kertasari Kabupaten Bandung, Ngaku Sempat Bawa Korban Ke Puskesmas Usai Diberi RacunAsap Membumbung Tinggi, Kebakaran Gedung K Link Tower Jakarta Berasal dari Gas

Kemudian, Tommy pun menjelaskan bagaimana kondisi terkini bayi tersebut setelah ditemukan oleh penghuni kontrakan.

“Saat ini bayi tersebut sudah berada di rumah sakit hermina dan mendapatkan perawatan, untuk bayi tersebut berjenis kelamin pria dengan berat badan 3,1kg dan dokter memberitahu bayi tersebut berusia sekira 12 Jam serta bayi tersebut tidak ada tanda-tanda penganiayaan,” katanya.

0 Komentar