JABAR EKSPRES – Ada kabar menarik nih! Angkatan Bersenjata Ukraina baru saja menerima pengiriman bom klaster yang telah dijanjikan oleh AS
Bom-bom ini nantinya akan membantu Kyiv dalam melancarkan serangan balasan mereka terhadap Rusia. Kabar ini langsung diungkapkan oleh komandan tentara Ukraina, Oleksandr Tarnavskyi, yang dikutip oleh AFP.
Namun, Tarnavskyi menegaskan bahwa pasukan Ukraina tidak akan menggunakan bom klaster di daerah padat penduduk. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko terhadap warga sipil yang tak terlibat dalam konflik ini.
Baca Juga:Anies Baswedan Sindir Pemerintah: Perkotaan Butuh Perhatian JugaUkraina Gemparkan Inggris dengan Permintaan Pasokan Senjata yang Tak Terbendung, Inggris Menegaskan Mereka Bukan Toko Amazon
Untuk memastikan kebenaran kabar tersebut, Letnan Jenderal Amerika Serikat, Douglas Sims, juga mengonfirmasi bahwa “bom klaster ada di Ukraina.” Dengan begitu, pengiriman bom klaster tersebut telah terjadi.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengungkapkan bahwa keputusan untuk mengirim bom klaster ke Ukraina merupakan keputusan yang sulit. Namun, Kyiv membutuhkan amunisi ini untuk mengisi persediaan mereka yang telah habis.
