JABAR EKSPRES – Kabar terbaru datang dari Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace, yang mengungkapkan keluhannya terhadap Ukraina yang terus meminta pasokan senjata dari negara sekutu setelah invasi Rusia yang tak kunjung berakhir.
Meskipun Inggris telah memberikan dukungan yang besar kepada Ukraina sejak invasi Rusia terjadi, Wallace menegaskan bahwa mereka bukanlah “Amazon” yang bisa memenuhi permintaan tak terbatas.
Wallace bahkan mengkritik Presiden Volodymyr Zelensky dan menyarankannya untuk lebih menghargai bantuan yang telah diberikan oleh negara-negara Barat selama ini daripada terus meminta pasokan senjata.
Baca Juga:Tolak UU Kesehatan! Buruh Siap ‘Mengguncang’ DPR pada 20 JuliSudah Tahu? Ada Cara Ampuh Mendapatkan Saldo DANA Gratis Rp500.000 Setiap Hari
Pernyataan Wallace ini diungkapkan dalam KTT NATO dan menanggapi pertanyaan wartawan mengenai keluhan Zelensky terkait ketidakjelasan kapan Ukraina dapat bergabung dengan aliansi tersebut.
Dalam responsnya, Zelensky menyatakan bahwa Ukraina selalu bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh Inggris. Ia menjelaskan, “Kami selalu berterima kasih kepada Inggris, perdana menteri, dan menteri pertahanan, karena masyarakat Inggris selalu mendukung kami. Saya tidak tahu apa maksudnya (Wallace) dan bagaimana lagi kami harus berterima kasih. Mungkin menteri Wallace menginginkan sesuatu yang istimewa, tetapi kami memiliki hubungan yang luar biasa.”
Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, menambahkan bahwa Zelensky telah menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh London kepada Kyiv sejak invasi Rusia terjadi.
