Seleksi Administrasi dijelaskan Agustin memiliki bobot sebesar 15 persen dari total penilaian, Seleksi Kompetensi Bidang (Tes Tulis) sebanyak 25 persen, Seleksi Kompetensi Manajerial (Profile Assessment) sebesar 25 persen, dan Wawancara 35 persen.
“Panitia Seleksi Terbuka menerapkan sistem akumulasi nilai akhir, namun bagi peserta yang tidak mengikuti tahapan Uji Kompetensi dinyatakan gugur. Dari 32 orang total peserta yang mendaftar, terdapat 30 peserta yang dinyatakan lolos pada tahapan seleksi administrasi,” katanya.
Sementara untuk penelusuran rekam jejak dari 29 orang peserta yang dinyatakan lolos dalam uji kompetensi manajerial sosial kultural dan uji kompetensi akademik dan bidang.
Baca Juga:Terancam Hilang Mata Pencaharian, Petani KJA Minta Pemerintah Tak Asal Tertibkan!Usung Konsep Restography, Ahmad Dhani Buka Restoran Restoe Boemi Dewa 19 di Bandung
Setiap tahapan diumumkan berdasarkan peringkat beserta hasil capaian skor masing-masing dan untuk pengumuman peserta yang masuk ke dalam peringkat tiga besar akan diumumkan berdasarkan abjad.
“Bupati Bandung Barat (Hengky Kurniawan) menyatakan bahwa proses seleksi terbuka harus berlangsung secara kompetitif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penilaiansetiap tahapan harus objektif dan transparan diumumkan ke publik,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menegaskan, aspek transparansi menjadi bagian terpenting, mengingat proses seleski terbuka JPT Pratama di seluruh daerah menjadi sebuah isu yang sensitif.
Ia pun meyakini, bahwa Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang kredibel akan menghasilkan 3 ASN yang memenuhi kompetensi sebagai bahan pertimbangan dirinya yang akan memilih dan menetapkan satu orang ASN untuk menduduki JPTP yang di open bidding-kan.
