JABAR EKSPRES – Ratusan warga Kecamatan Caringin dan Kecamatan Ciawi melakukan unjuk rasa mendatangi proyek pekerjaan perbaikan Jembatan Cikereteg, Kabupaten Bogor, Selasa (4/7).
Para warga ini menyebut, Kinerja Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam perbaikan jembatan Cikereteg dinilai lambat.
Kordinator aksi Awan Mulyawan menjelaskan, bahwa pihak proyek tidak bisa menepati janjinya dalam menyelesaikan perbaikan jembatan Cikereteg tersebut.
Baca Juga:DPRD dan Pemkab Bogor Ketuk Palu Sahkan Perda KLAPerluas Jangkauan Pasar, DOKU Luncurkan Inisiatif Juragan DOKU untuk Dukung Digitalisasi UMKM
Dengan sikap pihak proyek yang acuh dan terkesan mengabaikan itu, masyarakat tergantung dari segi perekonomian yang sulit untuk berjualan, dan akses jalan menjadi rusak.
Pasalnya, ribuan kendaraan bermotor melintas jalan alternatif baik menuju Bogor maupun Sukabumi setiap harinya.
Menanggapi hal ini, Humas PT Brantas Abipraya Dodon mengatakan, aspirasi masyarakat akan segera disalurkan, pihak proyek akan secepatnya mencari solusi.
“Kami sebelumnya minta maaf, memang respon kami lambat, karena sebenernya ini soal waktu aja, kita nunggu open traffic dulu, abis itu kita fokus kerja disana, pasti secepatnya kita perbaiki jalan alternatif disana” tutupnya. (MG7/SFR).
