JABAR EKSPRES – Presiden Rusia Vladimir Putin belum lama ini mengatakan bahwa presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, merupakan aib bagi orang-orang yang seiman dengannya.
Dalam sebuah forum ekonomi tahunan di Saint Petersburg, Putin menyatakan, “Saya memiliki banyak teman Yahudi. Mereka mengatakan bahwa Zelenskyy bukanlah orang Yahudi, melainkan aib bagi orang-orang Yahudi. Saya tidak bercanda,” dikutip dari TRT World.
Kremlin mengklaim bahwa penutur Rusia di Ukraina mendapatkan perlakuan Nazi Jerman.
Baca Juga:Inilah 10 Klub Sepak Bola Terkaya di Dunia, Ada Tim Favoritmu?Inilah Lima Penyakit Berbahaya jika Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Cepat Saji
Merespons hal tersebut, Kyiv dan komunitas Yahudi di negara tersebut membantah tudingan tersebut.
Orang nomor wahid di Rusia itu terus mengangkat narasi bahwa Rusia sebenarnya telah dan sedang ‘melawan’ neo-Nazisme seraya terus menolak bahwa yang Rusia lakukan selama ini merupakan invasi.
Penyematan aib bagi orang-orang Yahudi untuk Zelenskyy pun sontak memicu kegemparan di Ukraina.
Bertolak belakang dengan pernyataan Putin, komunitas Yahudi di Ukraina justru menyatakan bahwa Zelenskyy merupakan ‘anugerah’.
Victor Pinchuk, seorang pengusaha dan dermawan Ukraina yang juga merupakan keturunan Yahudi, menyoroti bahwa Zelenskyy saat ini melambangkan perjuangan untuk kebebasan, yang merupakan salah satu nilai utama bagi orang Yahudi.
Komite Yahudi Amerika mengirimkan cuitan, menyebut upaya Putin untuk mencemarkan warisan Yahudi Presiden Zelenskyy sebagai langkah putus asa dan memalukan.
Hingga saat ini, konflik Ukraina dan Rusia masih terus berlangsung dengan kedua belah pihak saling jual beli serangan.
Baca Juga:Tips Ampuh untuk Mendapatkan Jasa Pembuatan Website yang Terpercaya dan ProfesionalNokia C300, Smartphone dengan Ketahanan Fisik yang Luar Biasa
Setidaknya sudah banyak korban berjatuhan dari kedua belah pihak semenjak peperangan antara Ukraina dan Rusia ini dimulai.
