JABAR EKSPRES – Seusai penyakit mulut dan kuku (PMK) teratasi, kini kasus penyakit virus Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan ternak sapi merebak di berbagai daerah di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dispernakan KBB, Acep Rohimat membenarkan wabah LSD cukup cepat menyebar, sebelumnya baru terjadi di 4 kecamatan di Bandung Barat.
Untuk itu, Pemkab Bandung Barat menyiapkan dosis vaksin LSD sebanyak 15.000 dosis untuk disuntikan baik sapi perah maupun sapi potong yang hendak disiapkan sebagai hewan qurban akhir bulan Juni mendatang.
Baca Juga:Belum Punya TPAS Sendiri, DLH Kabupaten Bogor Berharap Luhut Nambo BeroperasiAnggota DPRD Folmer Silalahi Sebut Permasalahan PKL di Bandung Tak Bisa Dipukul Rata
“Kalau untuk pencegahan kasus LSD, kita mendapat bagian sekitar 15.000 dosis dari Pemerintah Provinsi Jabar, dan saat ini sudah disebarkan di beberapa kecamatan,” kata Acep.
Saat ini, Dispernakan tengah menyiapkan tim kesehatan hewan untuk melakukan monitoring kesehatan hewan kurban ke seluruh wilayah Bandung Barat. Hewan Kurban yang sudah dicek kesehatannya dan siap untuk dikurbankan akan diberi label hewan sehat.
