7 Mitos tentang Donor Darah, Benarkan Bisa Tularkan Penyakit?

Mitor seputar donor darah yang tidak boleh kamu percaya.
Mitor seputar donor darah yang tidak boleh kamu percaya.
0 Komentar

3. Donor Darah, Sakit Sekali

Selain tiga hal di atas, mitos mengenai donor darah lainnya adalah berkaitan dengan rasa sakit yang ditimbulkan. Katanya donor darah pasti sakit sekali. Padahal, rasa sakit hanya dirasakan saat jarum dimasukkan kedalam tubuh. Itupun hanya seperti digigit semut

Meskipun demikian, akan membantu jika makanan yang kamu makan mengandung kaya zat besi. Makanan seperti daging merah, unggas, ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau tua, biji-bijian dan kacang-kacangan, akan membantu memastikan tingkat hemoglobin memenuhi tingkat yang disyaratkan untuk mendonor darah.

7. Hanya boleh setahun sekali

Darah dalam tubuh akan mengisi kembali dengan sendirinya, tetapi tidak sekaligus. Tubuh akan menggantikan plasma yang hilang dalam waktu 24 jam. Sel darah merah membutuhkan waktu sekitar 90 hari untuk diisi kembali sepenuhnya.

Baca Juga:Dapat Sangu dari Presiden Jokowi, Putri Ariani Mengaku Jadi Makin Semangat ke AmerikaTangguh di Segala Medan, New XL750 TRANSALP Usung Mesin 750CC Paling Bertenaga untuk Menjelajah dan Berpetualang 

Itulah mengapa kamu harus menunggu setidaknya 56 hari antara donor darah utuh. Dengan kata lain, kamu hanya boleh mendonorkan darah sebanyak satu kali dalam satu tahun adalah hoaks.

Karena waktu terbaik untuk mengulang donor darah adalah 3 bulan sekali.

Demikian 7 mitos yang berkembang dmasyarakat terkait dengan donor darah, dilansir dari laman halodoc.

0 Komentar