Dewan Pertanyakan Kinerja DLH Soal Sampah Liar

Dewan Pertanyakan Kinerja DLH Soal Sampah Liar
Ilustrasi sampah liar di Kabupaten Bogor. (Foto: Istimewa)
0 Komentar

UPT itu nantinya akan dilengkapi dengan full kendaraan pengangkut sampah. Namun saat ini DLH masih kekurangan armada.

“Kalo dilihat dari yang ada masih kurang, kami sudah mengajukan ke Pemkab bahwa saya akan mengajukan permohonan untuk supaya dibuatkan TPAS Zonasi,” tungkasnya.

Di tempat yang berbeda, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ismambar Fadli menjelaskan, volume limbah di Kabupaten Bogor yang masuk ke TPAS Galuga setiap bulannya naik turun.

Baca Juga:Masih Banyak Orang Tua Bingung Mendaftarkan Anaknya Dengan PPDB OnlineBuntut Kasus Korupsi yang Menjerat Walkot Bandung Yana Mulyana, KPK Kembali Lakukan Penggeladahan di Kantor Balai Kota

“Jadi, setiap bulannya tergantung naik turun volume sampahnya. Tapi rata-rata yang masuk ke TPA Galuga sekitar 800 sampai 900 ton per hari,” ucapnya.

Ia menambahkan, Saat ini, jumlah armada angkutan sampah di Kabupaten Bogor mencapai total 290 armada. Namun, jumlah yang terpakai hanya 240 unit. Sisanya, yakni 15-20 armada yang rusak.

“Jadi, yang bisa operasional 240 armada itu juga tidak semua. Ada kendala karena kendaraannya banyak yang tahun 2012, bahkan keluaran 2005 ada,” pungkasnya. (SFR)

0 Komentar