Apa Itu Thalasemia? Berikut Gejala dan Pengobatannya!

Apa Itu Thalasemia? Berikut Gejala dan Pengobatannya/Foto: Canva
Apa Itu Thalasemia? Berikut Gejala dan Pengobatannya/Foto: Canva
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Baru-baru ini media sosial diramaikan dengan penyakit thalasemia. Namun, apa itu thalasemia dan apa saja bahanya? Simak penjelasannya dalam ulasan berikut ini.

Kisah pasangan kekasih yang berpisah setelah hampir menikah viral di media sosial. Hal ini diakibatkan karena salah satunya mengidap penyakit thalasemia.

Penyakit thalasemia merupakan kelainan genetik yang dapat diturunkan dari orangtua ke anaknya.

Baca Juga:Terjemahan Indonesia dan Lirik Lagu fromis_9 – Dont CareLink Ujian Rebahan Google Form, yang Suka Rebahan Harus Coba!

Pada penderita thalasemia, hemoglobin yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh mengalami gangguan produksi.

Hal ini diakibatkan karena sumsum tulang belakang tidak mampu membentuk protein yang berguna dalam memproduksi hemoglobin.

Jika tubuh tidak memiliki jumlah hemoglobin yang cukup, maka sel darah merah tidak dapat berfungsi dengan baik.

Orang yang menderita penyakit genetik ini akan mudah merasa lelah, mudah mengantuk, hingga mengalami sesak napas.

Penderita penyakit ini juga bisa mengalami kekurangan darah atau anemia. Bahkan, kondisi berat dapat berakibat fatal seperti mengalami komplikasi gagal jantung, gangguan hati, pertumbuhan terhambat, hingga kematian.

Ada dua jenis thalasemia, yakni thalasemia alfa dan beta. Pada thalassemia alfa, gen yang menghasilkan protein alfa hemoglobin mengalami mutasi.

Sehingga semakin banyak gen yang diwariskan orang tua bermutasi, akan semakin memperparah penyakit yang diidap.

Baca Juga:3 Rekomendasi Motor Listrik Terbaik dengan Performa Juara, Cocok Dipilih!3 Rekomendasi Tempat Kuliner di Bandung yang Menjual Sate Taichan, Paling Laris!

Sedangkan thalasemia beta akan terjadi saat gen yang menghasilkan protein beta hemoglobin mengalami mutasi.

Tingkat keparahan thalasemia beta akan bergantung pada bagian dari molekul hemoglobin yang terpengaruh.

Oarang yang memiliki riwayat keluarga pengidap thalasemia akan lebih berisiko terkena penyakit ini.

Sehingga pasangan yang ingin menikah diharuskan untuk melakukan skrining thalasemia, sekalipun tidak menunjukkan gelaja sama sekali.

0 Komentar