Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini ialah merencanakan perjalanan yang akan dilakukan dengan motor listrik.
Pada saat ini penggunaan motor listrik mayoritas untuk komuter.
Itu berarti sebenarnya jarak perjalanan yang ditempuh setiap hari tidak banyak berubah.
3. Durasi Pengecasan Lama
Hal ini merupakan kekurangan motor listrik yang terlihat secara nyata.
Baca Juga:Tayang Malam ini, Simak Spoiler Drakor The Good Bad Mother Episode 11 Sebelum NontonLink Ujian Mencintai Diam-diam, Yakin Cintamu Masih Kuat Dipendam?
Kebanyakan motor listrik butuh waktu berjam-jam untuk mengisi daya listrik sampai penuh.
Kondisinya sangat berbeda dengan motor konvensional yang hanya perlu beberapa menit saja untuk mengisi bensin.
Untuk motor listrik sebenarnya tersedia opsi lain bagi konsumen yang enggan melakukan pengisian baterai sendiri.
Beberapa motor listrik menawarkan konsep battery swap atau tukar baterai.
Penukarannya dapat dilakukan di titik-titik tertentu yang telah ditentukan.
4. Harga Baterai Masih Mahal
Motor listrik memang memiliki komponen yang lebih sedikit dibandingkan dengan motor konvensional.
Hal tersebut pun menjadikan perawatan yang perlu dilakukan lebih minim.
Namun, sebagai informasi harga baterai motor listrik tak bisa dikatakan murah setidaknya untuk saat ini.
Pantauan di beberapa marketplace, baterai motor listrik dengan material lithium-ion dijual dengan harga antara Rp7—8 jutaan.
Demikian keuanggulan dan kelemahan dari penggunaan motor listrik, keputusan untuk menggunakannya sebagai kendaraan ada ditangan kamu.
