Kasus Penderita Sifilis atau Raja Singa di Kota Bandung Capai 881 Orang

BANDUNG – Kasus penularan penyakit kelamin Sifilis atau Raja Singa di Kota Bandung terus mengalami peningkatan.

Hal ini seiring dengan naiknya tes skrining yang dilakukan Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.

Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Bandung Agus SKM mengatakan, saat ini tingkat pemeriksaan dengan melakukan skrining tes tengah digencarkan.

BACA JUGA: M. Fikri Hilang Secara Misterius Ketika Kemah di Tempat Wisata Situ Datar Pangalengan

Dia mengakui pada 2022 lalu ada kenaikan kasus penderita Sifilis atau Raja Singa  di Kota Bandung.

Peningkatan ini terjadi karena pihak Dinkes gencar melakukan penditeksian dini untuk mencegah penyebaran sifilis atau Raja Singa.

“Kita juga perbanyak tes, semakin ketemu tuh deteksi dini nya. Sehingga kasus juga banyak terungkap,’’ ujar Agus.

BACA JUGA: Polresta Bogor Kota Bongkar Praktik Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg 

Agus mengatakan, pada 2019 lalu ditemukan kasus sifilis atau Raja Singa sebanyak 264 dengan total pemeriksaan sebanyak 11.083 orang.

Kemudian mengalami kenaikan menjadi 300 dari total jumlah orang yang dilakukan skrining sebanyak 11.430 pada 2020.

‘’Pada 2021 pemeriksaan kembali ditambah menjadi 12.228 dan menghasilkan temuan sebanyak 332 dan terakhir 2022 dari 30.311 total pemeriksaan ditemukan kasus 881 orang,’’ tutur Agus.

BACA JUGA: Demi Lunasi Utang ke Pacar, MS Nekat Rampas Motor Milik Ojek Online

Meski begitu, Agus menuturkan bahwa angka positive rate beberapa tahun kebelakang masih dalam kondisi stagnan.

Menurutnya, pada 2014 dan 2017, itu juga positive rate juga tinggi di 5 persen. Tapi, pada 2020-2022 hanya 3 persen.

‘’Jadi kalau dari jumlah memang naik, tapi positive ratenya tetap segitu, karena kita semakin banyak mencari,” katanya.

BACA JUGA: Pengelolaan Sampah Tempat Komersil Masih Belum Jelas

Kasus Sifilis juga ditemukan pada ibu hamil dengan rata-rata positive rate berada ada di angka 0,7 persen.

“Untuk ibu hamil bisa dikatakan naik, tapi tidak banyak juga. Kalau ini kita biarkan ngeri juga nantinya” ungkapnya.

Untuk level penyebaran Kasus Sifilis ata Raja Singa di Kota Bandung sendiri berada pada concentrated Epidemic.

‘’Ini artinya Sifilis dan HIV populasi kunci lebih dari angka 5 persen, dan pada ibu hamilnya kurang dari 1 persen,’’ ujarnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan