Jabar Ekspres – Setelah pemutaran preview kedua drama HBO “The Idol” di Lumière Grand Theatre di Cannes, Prancis, pada 22 Mei (waktu setempat), ulasan terkait membanjiri media sosial dan situs ulasan.
Khususnya, skor di situs Rotten Tomatoes untuk “The Idol” yang hanya mencapai 9% pada pukul 10 pagi KST pada 24 Mei. Itu jatuh di bawah dua digit, bahkan tidak mencapai 10% dari total 100%. Netizen menunjukkan reaksi seperti “Saya belum pernah melihat skor seperti ini sebelumnya.”
Kritikus luar negeri yang memberikan skor di Rotten Tomatoes juga tidak ada henti-hentinya untuk memberikan ulasan terhadap drama terbaru HBO itu. Salah satunya adalah Kritikus Rolling Stone David Fear berkomentar bahwa drama “The Idol” merupakan drama yang tidak menyenangkan.
Baca Juga:KPU Kota Bandung Temukan 14 Bacalon Ganda dari 9 ParpolLebih Hemat Mana, Motor Listrik atau Motor Konvensional?
“Berantakan, brutal, lebih lama dari yang diharapkan, dan jauh lebih tidak menyenangkan.”
Kritikus Showbiz 411 Roger Friedman menyatakan bahwa drama itu dipenuhi dengan ide-ide sampah yang tidak masuk akal.
“’The Idol’ itu suram, menyeramkan, dan vulgar. Itu dipenuhi dengan ide-ide sampah yang tidak masuk akal dan adegan-adegan yang menyerupai p*rnografi.”
Joanne Tittmarsh dari London Evening Standard berkomentar bahwa drama the idol lebih seperti drama p*rnografi.
“Dibandingkan dengan kecantikan Lily-Rose Depp, ‘The Idol’ tidak memiliki sensualitas. Sebaliknya, itu terasa vulgar dan mengingatkan pada p*rnografi sadis.”
Caspar Salmon dari The Daily Beast berkata bahwa secara tidak langsung darama ini membenarkan budaya rudapaksa.
“Disengaja atau tidak, kevulgaran drama ini memberikan ekspresi yang mengerikan dan membenarkan diri sendiri tentang budaya rudapaksa.”
Robert Daniels dari Playlist mendeskripsikan “The Idol” sebagai “Ceroboh, menjijikkan”.
Baca Juga:Inspektorat Terjun Dalami Polemik Study Tour SMAN 21 Bandung, Disdik: Study Tour Tidak DilarangPrakiraan Cuaca Bandung Hari ini, Kamis (25/5): Berawan
Teres Larkin dari Collider mempertanyakan, “Bagaimana bisa begitu membosankan jika diisi dengan ketelanjangan, adegan bersetubuh, dan erotisme?”
Peter Debruge dari Variasi menyebutkan, “Sebagian besar naskah dipenuhi dengan klise, menipu penonton.”
Usai pemutaran perdana “The Idol”, media sosial ramai dengan perbincangan tentang setting p*rnografi balas dendam yang menampilkan Lily-Rose Depp, aktris utama, serta adegan aksi sensual yang melibatkan penggunaan patung es.
