JABAR EKSPRES – Sejak Senin pagi jagad medsos dihebohkan dengan video rakaman penculikan yang terjadi di Kawaluyaan Kecamatan Buahbatu Bandung, pada Minggu (7/5) sekitar pukul 22.30 WIB.
Video penculikan di Bandung yang terekam kamera pengintai CCTV tersebut langsung menyebar dengan cepat dan banyak direpost sehingga menjadi viral.
Dalam video tersebut terlihat seorang perempuan dipaksa naik kesebuah motor oleh dua orang. Sebelum naik terdengar suara pertengkaran namun kemudian perempuan tersebut terlihat naik keatas motor dan siapit oleh dua orang dari depan dan belakang.
Baca Juga:Soto Bandung Paling Legendaris, Langganan Pejabat Hingga Artis Sejak 1950Kisi-kisi UTBK 2023, Paling Lengkap Sebagai Panduan
Setelah itu motor tampak langsung melaju kencang dan terdengar suara teriakan meminta tolong diduga merupakan suara perempuan tersebut.
Berbekal video viral tersebut Polrestabes Bandung langsung menerjunkan tim Resmob Satreskrim Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsek Buahbatu.
Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam pelaku penculikan di Bandung tersebut berhasil ditangkap. Dan korban penculikan seorang remaja perempuan berinisial KAA (19) berhasil diamankan.
“Pelaku penculikan yang berinisial R ditangkap dini hari tadi. Sebelum ditangkap, polisi lebih dulu mengamankan korban,” Ungkap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono, Selasa (9/5).
“Setelah kabar tersebut viral, tim gabungan langsung bergerak untuk mengungkap penculikan ini,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan , terungkap bahwa pelaku ternyata mantan pacar korban, dan motif dari penculikan ini masih didalami oleh polisi.
Korban penculikan di Bandung ini berhasil ditemukan di sekitar Saparua, sedangkan pelaku ditangkap di wilayah Cipare, Kosambi.
Baca Juga:Jual Diamond Lock di Aplikasi Ini Bakal Dapat Jutaan Rupiah Saldo DANA GratisViral, Video Kelulusan Anak Ferdi Sambo Tanpa Orang Tua Bikin Haru Netizen
Dalam melakukan aksinya, pelaku menggunakan senjata tajam untuk mengancam korban yang merupakan mantan pacarnya itu.
“Tak hanya itu, polisi juga mendapati adanya narkotika pada pelaku. Kami terus dalami motifnya. Dari tersangka kita juga amankan bekas sisa sisa pakai narkotika,” jelasnya.
Sementara kondisi korban disebut masih mengalami trauma dan saat ini masih dalam kondisi lemas.
“Masih bisa berbicara, memang agak lemas, mungkin karena sudah diajak satu dua hari ini oleh tersangka,” kata dia.
“Sekarang kita masih dalami, korban dan tersangka masih kita periksa mendalam, termasuk apakah memang ada hubungan yang lain atau penculikan murni masih kita dalami,” pungkasnya.
