JABAREKSPRES – Seorangan pemain kesenian Kuda Lumping dikabarkan hilang setelah kerasukan dan melompat ke Sungai Citarum
Berdasarkan keterangan saksi, pemain Kuda Lumping tersebut bernama Jajang, 26. Dia berperan sebagai pemain Kuda Lumping pada kelompok Grup Seni Nur Jati Alam.
Menurut saksi, kelompok kesenian itu sedang melakukan latihan. Namun tiba-tiba Jajang yang bermain sebagai Kuda Lumping berlari dalam kondisi kesurupan dan terjun ke Sungai Citarum
Baca Juga:Relawan Anies Baswedan Bentuk 1.000 Poskora di Bogor, Targetkan 56 PersenTragis! Pemain Kuda Lumping Hilang Secara Misterius Setelah Lompat ke Sungai Citarum
‘’Pemain itu diketahui melompat melalui bantaran Sungai Citarum di Kampung Bojong Jati, Solokanjeruk,’’ ujar Maman Sudarman, 40 salah seorang saksi yang mengetahui kejadian itu.
Menurutnya, peristiwa terjadi pada pukul 14.00 WIB. Grup Sebi Jati Nur alam sedang melaksanakan latihan bersama.
Untuk diketahui, Grup Kesenian tradisional ini, biasanya sering menjadi hiburan di acara hajatan khitanan.
Grup ini memperagakan atraksi Kuda Lumping dengan kondis pemain seperti kesurupan.
Sementara itu, Kapolsek Solokan Jeruk AKP Asep Dedi menuturkan, korban yang lompat ke sunga Citarum bernama Jajang. Diduga korban tenggelam terbawa arus.
“Benar, kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB korban tenggelam di sekitar Bantaran Sungai Citarum,” ujar Asep.
Menurut Asep, berdasarkan keterangan dari para saksi, kelompok seni Nur Jati Alam sedang melakukan latihan seni dengan menempuh rute jarak kurang lebih 500 meter.
‘’Jaraknya dari Bojong Rangkas hingga Bojong Jati,” ucapnya.
Baca Juga:VIP Voucher Dorong Industri Pariwista Melalui Lomba MemancingKemenlu Berhasil Bebaskan 20 WNI Korban Perdagangan Manusia
Akan tetapi ketika latihan akan berakhir, tiba-tiba salah satu pemain kuda lumping bernama Jajang melompat ke Sungai.
Jajang melompat ke Sungai Citarum kemungkinan dalam kondisi tidak sadarkan diri alias dalam kondisi kerasukan.
‘’Dia melompat ke sungai masih menggunakan pakaian Kostum kesenian,’’ ujarnya.
Menurutnya, aksi melompat ke sungai Citarum sebetulnya bagian dari atraksi agar menarik banyak penonton.
Jajang sempat ditolong dan berhasil naik kembali dari sungai. Namun Jajang kembali kesurupan dan kembali melompat ke sungai untuk kedua kalinya.
