“Kadang pas banjir, warga itu harus mandi dan melakukan aktivitas lainnya menggunakan air galon yang dibeli dengan harga Rp 3.000 sampai Rp 5.000 per galon,” kata Marwan.
Bahkan kata Marwan tak sedikit juga warga yang membuka jasa antar dengan menggunakan perahu. Terlebih saat ini belum ada bantuan yang datang.
“Gak sedikit warga yang jadinya membuka jasa antar pakai perahu. Karena bantuan juga belum ada, ya jadi harus pakai galon mau nggak mau,” jelasnya.
Baca Juga:Polisi Amankan Tersangka Peredaran Narkoba, Sita 5,3 Kilogram Sabu dan Ribuan EkstasiPolresta Bandung Tangkap Dua Security KCIC yang Curi Besi Proyek
Marwan pun berharap jika banjir di wilayahnya ini segera surut. Dan berharap jika hujan tak kembali turun agar banjir tidak kembali meninggi dan segera surut.
Pihaknya pun tak mau berharap lebih jika nantinya ada bantuan yang akan diberikan.
“Iya semoga saja cepat surut dan tidak hujan lagi, terus kalau nanti ada bantuan dan diterima apa tidaknya, itu tergantung dari warga saja, tapi yang jelas saya udah nggak mau berharap lagi,” pungkasnya. (Agi)
