Jabar Ekspres – Lebaran ternyata juga menjadi berkah tersendiri bagi para porter di Stasiun Kereta Api Bandung. Pendapatan mereka naik berlipat ganda saat momen Lebaran.
Bukan keluarga bukan juga teman dekat. Ketika penumpang turun dari mobil di loby stasiun pasti ada yang langsung menyambut dengan ramah.
“Sini saya bawakan kopernya,” kata mereka.
“Sehari bisa dapat Rp 300 ribu. Kalau hari biasa hanya Rp 80 ribu,” ucap pria asal Cicalengka Kabupaten Bandung yang sudah 13 tahun menjalani hidup jadi porter itu.
Baca Juga:H+3 Lebaran, Stasiun Bandung Masih Dipadati PemudikBiodata dan Profil Virgoun Ex-Last Child
Masih senada, Anwar yang juga porter mengakui jika saat lebaran seperti ini ia lebih semangat untuk bekerja. Karena pendapatannya bisa meningkat dari hari biasa.
“Lumayan lah pendapatannya, bisa capai Rp 200 ribu. Kalau hari biasa paling hanya Rp 100 ribu,” cetusnya.
Demikian halnya Dedi. Pria yang sudah 40 tahun jadi porter itu menceritakan bahwa pendapatan ketika momen arus mudik dan arus balik seperti ini bisa mencapai lebih dari Rp 200 ribu. Padahal kalau hari biasa pendapatan itu sangatlah sulit untuk didapatkan.
Untuk tarif jasa angkut, para porter tidak mematok harga khusus. Pemberiannya diserahkan pada penumpang. Kadang ada yang memberi Rp 5 ribu, ada juga lebih dari Rp 20 ribu.
Biasanya tergantung jumlah barang yang dibawakan. Kalau barangnya banyak maka uang jasanya juga akan lebih banyak. (mg3)
