25.700 Pekerja PT Kahatex Cairkan THR, 100 Personel Polisi Diterjunkan Antisipasi Premanisme

Sejumlah pekerja PT Kahatex saat bubaran pabrik usai menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri
Sejumlah pekerja PT Kahatex saat bubaran pabrik usai menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri. (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri mulai dilakukan. Sebanyak 25.700 pekerja di pabrik tekstil raksasa, PT Kahatex, yang berlokasi di Jalan Raya Bandung–Garut, wilayah Kecamatan Jatinangor–Cimanggung, Kabupaten Sumedang, mendapatkan pengamanan dari kepolisian saat proses pencairan THR.

Pengamanan oleh jajaran Polres Sumedang tersebut dilakukan untuk memastikan proses pencairan berjalan aman dan tertib, sekaligus mencegah potensi aksi premanisme di kawasan industri.

Kabag Umum PT Kahatex, Cecep Gunawan, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sumedang atas dukungan pengamanan selama proses pembagian THR kepada 25.700 pekerja.

Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan    

“Kami sebagai Kabag Umum atas nama Manajemen PT Kahatex mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Sumedang beserta jajaran yang telah membantu mengamankan pembagian THR hari ini,” katanya, Kamis (12/3).

Menurut Cecep, pengamanan dari kepolisian sangat penting karena momen pencairan THR berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan.

Kerawanan tersebut antara lain potensi munculnya aksi premanisme, seperti praktik pemalakan terhadap pekerja yang baru saja mengambil uang.

“Kami sangat mengapresiasi pengamanan ini, karena pembagian THR memang rawan terhadap pemalakan atau gangguan keamanan lainnya,” ujar Cecep.

“Dengan adanya pengamanan dari kepolisian, para karyawan bisa merasa lebih aman,” tukasnya.

Dalam upaya pengamanan ini, jajaran Polres Sumedang menurunkan sebanyak 100 personel untuk mengamankan aktivitas pekerja yang menerima THR di kawasan industri PT Kahatex.

Pengamanan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan, terutama aksi premanisme yang dapat merugikan para pekerja saat melakukan penarikan uang THR.

Baca Juga:Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 KecamatanHj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKB

Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti area parkir, akses menuju mesin ATM, hingga lokasi yang sering digunakan karyawan untuk melakukan penarikan uang.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama aksi pemalakan yang kerap muncul saat momen pencairan THR.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menuturkan bahwa 100 personel yang ditugaskan ditempatkan di titik-titik strategis di sekitar kawasan industri, khususnya area PT Kahatex.

“Personel disiagakan di area parkir, pintu masuk ATM, hingga lokasi yang kerap digunakan pekerja untuk melakukan transaksi keuangan,” beber Sandityo.

0 Komentar