Jokowi Ingatkan Vaksin Booster Kedua, Ini Alasannya

Presiden Jokowi mengonfirmasi bahwa pihaknya tidak akan menggelar open house atau gelar griya pada Lebaran 2023. Instagram/@jokowi.
Presiden Jokowi mengonfirmasi bahwa pihaknya tidak akan menggelar open house atau gelar griya pada Lebaran 2023. Instagram/@jokowi.
0 Komentar

TREN meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di tanah air, menjadi alasan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat untuk vaksin.

Dia menuturkan,  vaksinasi dosis pertama hingga booster kedua mesti disorot. Menurutnya, vaksin untuk menghadapi COVID-19 itu, penting untuk dilakukan masyarakat.

Langkah itu, dilakukan untuk menghadapi tren peningkatan penyebaran wabah global COVID-19 di tanah air.

Baca Juga:Alasan Kuat JPU Tolak Pledoi Teddy MinahasaStatus Operasi TNI di Papua Ditingkatkan jadi Siaga Tempur

“Saya mengingatkan kembali pentingnya vaksinasi, baik vaksinasi pertama dan kedua, maupun booster yang pertama dan kedua,” ucap Presiden Jokowi dalam keterangan resminya, Rabu (19/5) melansir ANTARA.

Upaya itu dilakukan, lanjut Jokowi, menyikapi kondisi terkini penyebaran COVID-19 yang mulai meningkat.

Selain itu, Kepala Negara juga menjelaskan kepada masyarakat agar tetap waspada dan tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menekan kasus COVID-19 dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti dalam hal penggunaan masker jika sedang merasa sakit.

“Saya meminta bagi mereka yang merasa flu atau demam agar menggunakan masker, demikian juga dengan yang memiliki komorbid gunakanlah masker, dan jika bertemu dengan lansia juga sebaiknya menggunakan masker,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap patuh menjaga kebersihan dengan mencuci tangan seusai berkegiatan.

“Terakhir jangan lupa untuk mencuci tangan setelah kita berkegiatan,” tukasnya.

0 Komentar