“Ini kurang menggerakkan ekonomi masyarakat bawah. Sehingga kurang bisa mengatasi masalah gini ratio,” imbuhnya.
Yunandar menyarankan, seharusnya Pemprov lebih memperbanyak program pembangunan ekonomi yang menyasar masyarakat menengah bawah guna menekan tingkat ketimpangan di gini ratio.
Misalnya adalah penguatan kredit usaha untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), atau penguatan bidang pertanian.
Baca Juga:Cerita Pemilik Sepatu Lokal Bandung yang Mendunia, Omset Meroket Setelah Dipakai Para MenteriBertajuk Kopdargab For Unity Korwil III Jabar, Cirebon Jadi Tuan Rumah Event Para Bikers
Teknisnya juga bisa mengoptimalkan peran bank daerah untuk bisa mengucurkan kredit usaha atau kredit produktif bagi pelaku usaha kecil. Daripada banyak alokasi untuk kredit konsumtif.(mg4)
