Jabar Ekspres – Belasan unggas di Kabupaten Bandung dilaporkan terpapar Avian Influenza (AI) atau flu burung berjenis H5N1. Hal itu berdasarkan catatan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Cicalengka.
Ketua Tim Surveilans Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar, Dewi Ambarwati menyebutkan, kasus itu terjadi setelah adanya 5 ekor ayam mati secara mendadak di Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung pada Senin (27/2) lalu.
“Itu oleh pemilik langsung dikubur. Dan Senin tanggal 6 Maret (2023) tim puskeswan Cicalengka langsung melakukan desinfeksi kandang dan tes swab antigen terhadap 3 ekor entog yang berada dalam satu wilayah rumah. Namun menunjukkan hasil negatif AI (flu burung),” ujarnya.
Baca Juga:Harga Sewa Lapangan Mini Soccer di GOM Masih Gelap, Ini Alasan Pemkot BogorKuota Gratis 5GB Dari 3 (Tri) Hanya Bisa Diambil Hari Ini!
Sementara agar kasus ini tidak semakin meluas, Dewi menuturkan, pihaknya telah melakukan penyemprotan disinfektan baik di kandang maupun lokasi sekitar.
“Ayam menjadi 540 ekor, etok atau itik menjadi 121 ekor. Jadi total 661 (kasus flu burung di Jabar,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Jabar, Supriyanto. (san)
