Wali Kota Bogor Berikan Catatan Penting Saat Briefing Staf, Berikut Poinnya

Wali Kota Bogor, Bima Arya saat memimpin briefing staf bersama para kepala perangkat daerah dan aparatur wilayah. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Wali Kota Bogor, Bima Arya saat memimpin briefing staf bersama para kepala perangkat daerah dan aparatur wilayah. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

Jabarekspres.com – Wali Kota Bogor Bima Arya mengumpulkan staf di hadapan para kepala perangkat daerah dan aparatur wilayah di lingkungan Pemkot Bogor, Rabu (8/2).

Orang nomor satu di Kota Bogor ini langsung menyusun strategi untuk menggeber sejumlah program prioritas.

Ada empat catatan poin penting yang menjadi atensi Bima Arya. Pertama, mendorong jajarannya untuk memupuk dan menjaga nilai-nilai keberagaman di Kota Bogor.

Baca Juga:Proses Cepat, Tanpa Ribet! Empat Rekomendasi Pinjol Legal Terdaftar di OJK  Lima Tahun Menjabat, Ridwan Kamil Berhasil Turunkan Indeks Kemiskinan

Kemudian, dia juga meminta agar para staf melakukan akselerasi kinerja, membangun akselerasi program prioritas 2023, dan untuk fokus pada penanganan stunting.

Perhelatan Bogor Street Festival CapGoMeh (BSF-CGM) tak luput dari pembahasannya. Menurutnya, salah satu ajang parade seni budaya itu, menggambarkan karakter Kota Bogor dan keberpihakan pada keberagaman dan menjadi modal yang luar biasa.

“Ke depannya saya titip tetap menjaga dan mendukung CGM karena itu karakter Kota Bogor. Selain dampak ekonomi yang luar biasa, tentu ada dampak lain yang ke depan kemeriahan penyelenggaraan dan substansi kegiatan harus ditunjang koordinasi semua pihak terkait serta supporting sistem untuk menjamin kesuksesan dan kelancaran di dalam maupun di luar,” ungkapnya Rabu, 8 Februari 2023.

Untuk semua pejabat yang belum lama ini dilantik dan menempati posisi baru, Bima Arya meminta agar cepat beradaptasi dan berakselerasi pada lingkungan kerja yang baru.

“Proses transisi ini menjadi atensi bersama dan kita pastikan berjalan mulus, mulai dari data, informasi, aset dan lainnya. Untuk jabatan yang masih kosong, perangkat daerah terkait untuk segera memprosesnya,” serunya.

Dirinya menekankan, selain itu pihaknya meminta agar para staf selaras melakukan akselerasi program prioritas dengan membangun sistem dan fokus pada angka-angka yang menjadi atensi dari pemerintah pusat dan provinsi.

10 program prioritas tahun 2023 diharapkan agar dalam prosesnya tidak berlarut-larut. Di antaranya Jembatan Otista, lanjutan pembangunan masjid agung, lanjutan pembangunan RSUD, jalan R3 dan sejumlah trotoar hingga revitalisasi museum pajajaran.

Baca Juga:Bawaslu Pelototi Kinerja KPU Saat Verifikasi Faktual Dukungan DPDJajaran Struktural di Perumda Tirta Pakuan Dirombak, Ternyata Ini Alasannya

“Ini menjadi atensi betul untuk semua. Minggu ini saya akan berputar ke semua dinas-dinas untuk memastikan tindak lanjut dari arahan yang saya sampaikan,” tegasnya.

0 Komentar