AHAMMIYATU SYAHRU ROJAB Pentingnya Bulan Rojab

SYAHRU ROJAB atau Bulan Rojab merupakan bulan ketujuh dari kalender Hijriyah atau Qamariyah.

Dinamakan bulan Rojab karena dalam sejarah tempo dulu, bangsa Arab melepaskan tombak dari besi tajamnya untuk menahan diri dari peperangan. Dikatakan: Rojab adalah menahan diri dari peperangan.

Bagi Ummat Islam khususnya, Bulan Rojab memiliki pula “makna” tersendiri terkait dengan amal, yaitu AHAMMIYATU SYAHRU ROJAB

Ada HAl-hal atau perkara yang Memiliki Makna Istimewa atau penting YAng Terjadi, Utamanya Sebagai perkara YAng Harus menjadi RUjukan beramal, tentunya harus sesuai dengan arahan dari ROsuululloh Muhammad SAW agar benar-benar menJadi Amal yang Barokah dalam hidup

Sekurang-kurangnya inilah hal-hal penting yang harus diperhatikan oleh Ummat Islam di Bulan Rojab:

1. Bulan Rajab adalah salah satu bulan HARAM atau bulan SUCI

Alloh SWT berfirman,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.(QS. At Taubah: 36)

Dan salahsatu Bulan Haram tersebut adalah Bulan Rojab, seperti yang disabdakan oleh Rosuululloh Muhammad SAW

Dari Abu Bakroh, Rosuululloh Muhammad SAW bersabda :

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqoidah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.(HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679)

Al Qodhi Abu Ya’la rohimahulloh mengatakan, Dinamakan bulan haram karena dua makna :

Pertama, Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.

Kedua, Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan tersebut. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan. (Lihat Zaadul Maysir, tafsir surat At Taubah ayat 36)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan