Mudahnya Cairkan Saldo BPJS Ketenagakerjaan

JABAR EKSPRES – Cara cairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan seperti JHT bisa kamu lakukan dengan beberapa cara, pilihlah cara yang menurut kamu paling tepat. Ketika ingin mencairkannya, pastikan sudah mempersiapkan dokumen persyaratan secara lengkap.

Program JHT ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan saat hari tua (pensiun). Tapi, apabila kamu resign atau PHK, sebaiknya kamu tidak menggunakan dana JHT sebagai dana darurat kamu.

Sebelum mengetahui cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, Anda perlu mengetahui syarat mencairkan BPJS Ketenagakerjaan sebagai berikut.

  • Surat keterangan berhenti dari perusahaan atau Paklaring.
  • Kartu keluarga asli dan fotokopi.
  • Fotokopi kartu tanda penduduk atau paspor dan berkas asli.
  • Kartu BPJS Ketenagakerjaan asli dan fotokopi.
  • Buku tabungan rekening fotokopi dan asli.
  • Pas foto terbaru, masing-masing berjumlah 4 lembar, terdiri dari ukuran 3×4 dan 4×6.
  • E-mail dari HRD perusahaan tempat kerja terakhir (jika diperlukan).
  • Surat keterangan pengunduran diri, yang berasal dari pemberi kerja ke dinas tenaga kerja dan transmigrasi.
  • NPWP asli dan fotokopi (ketika klaim lebih dari nominal Rp 50 juta).
  • Jika penyebabnya PHK, maka peserta perlu menyertakan akta penetapan PHK dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan JHT atau klaim JHT, bagi pekerja yang resign maupun mengalami PHK, perlu mempersiapkan beberapa dokumen. Dokumen tersebut antara lain:

  • kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • E-KTP
  • buku tabungan (nomor rekening dan masih aktif)
  • kartu keluarga
  • surat keterangan berhenti bekerja
  • surat pengalaman kerja
  • surat perjanjian kerja atau surat penetapan PHI
  • NPWP (jika ada)
  • foto diri terbaru (tampak depan)

Sementara, itu untuk peserta yang menginjak usia pensiun, wajib melampirkan surat keterangan pensiun. Selebihnya, persyaratan klaim JHT bagi usia pensiun, sama seperti pekerja resign atau mengalami PHK. Jika Anda berencana mengajukan secara online, maka seluruh dokumen persyaratan discan memakai scanner (sebaiknya, bukan scan dari ponsel).

Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan atau surat keterangan berhenti bekerja yang jumlahnya lebih dari satu lembar. Anda bisa unggah dokumen itu menjadi satu file PDF. Sebaliknya, jika Anda berencana mencairkannya secara langsung di kantor cabang atau bank, pastikan dokumen persyaratan sudah lengkap secara fisik.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan