BANDUNG – Menjelang akhir tahun 2022, wilayah Kota Bandung kerap diguyur hujan deras. Bencana banjir pun terus menghantui warga yang hingga kini belum ditemukan solusinya.
Genangan air yang menghantui tersebut, sampai saat ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Salah satu permasalahan banjir yang menjadi sorotan publik yakni di kawasan Pasar Gedebage, Kota Bandung.
Baca Juga:Warga Asal Lembang jadi Korban Penyaluran TKW Ilegal ke RiyadhKasus Pinjol Ilegal di Bandung Menurun 30 Persen
Kepala UPTD Operasional Pemeliharaan Gedebage Dinas Sumber Daya Air Bina Marga (DSDABM), Mochamad Mucharam mengaku, saat ini kawasan Gedebage menjadi salah satu prioritas penanganan banjir. Publik tentunya menunggu keberhasilan geberakan apa yang akan dilakukan pemkot ini untuk penggulangan banjir.
“Utamanya sekitar bagian depan Pasar Induk Gedebage. Karena menjadi penyebab macet di Jalan Soekarno Hatta setiap banjir di depan Pasar Induk,” kata Mucharam pada Selasa (13/12).
Menurutnya, akibat banjir yang menggenangi kawasan Gedebage khususnya di pasar induk hingga berdampak pada akses jalan, sering membuat kendaraan sulit melintas.
Sebenarnya kata dia, pemkot sudah melakukan berbagai cara untuk penanggulangan banjir di lokasi tersebut, walaupun tidak membuahkan hasil alias nihil.
Banjir yang terjadi di beberapa titik lokasi belakangan ini khususnya di lokasi Gedebage menjadi bukti ketidak berhasilan pemkot dalam penanggulangan banjir selama ini.
“Berbagai cara juga sudah dilakukan Pemkot Bandung. Mulai dari pengerukan saluran air di samping pasar, pemeliharaan berupa pengerukan di Sungai Cipamulihan dengan alat berat,” ucap Mucharam.
Dia melanjutkan, upaya lain Pemkot Bandung dalam menanggulangi persoalan banjir yakni, penyedotan dengan menggunakan rumah pompa serta pembersihan tali-tali air yang tersumbat.
Baca Juga:Mahasiswa ITB Sulap Sampah Plastik Menjadi ListrikPakar IT SEVIMA: Kampus Harus Digitalisasi jika Tak Ingin Gulung Tikar!
68 Titik Lokasi Banjir di Bandung
Diketahui, belum lama ini banjir di kawasan Gedebage tepatnya pada 11 Desember 2022 kemarin, genangan airnya tergolong cukup lama surut.
Mucharam mengakui, banjir yang menggenangi Gedebage kemarin cukup lama, bahkan surutnya air membutuhkan waktu sekiranya selama 4 jam.
“Memang penanganan kemarin agak lama. Dua kali lipat lebih lama dari biasanya,” ujarnya.
Dijelaskan Mucharam, secara keseluruhan, melalui data dari DSDABM, hingga saat ini total titik banjir di Kota Bandung ada sebanyak 68 genangan.
