JABAREKSPRES.COM – Peristiwa gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur membuat kepanikan terjadi pada warga. Selain menimbulkan banyak bangunan rusak, dampak gempa Cianjur juga membuat jaringan listrik mengalami padam disejumlah wilayah.
Pasca gempa dengan magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur dan sekitarnya, kini masyarakat harus rela lokasi kejadian menjadi gelap gulita, karena akses jaringan listrik yang menuju ke wilayahnya mengalami kerusakan.
Beberapa warga mengeluhkan dampak dari gempa Cianjur tersebut, diantaranya seorang warga Sibandar CIanjur bernama Panji.
“Listrik mati,” ujarnya dikutip dari cianjurabarekspres.com
Baca Juga:Promo JCO Terbaru 21 – 27 November 2022, Hanya Rp116 Dapat 1 Doz Donuts + Iced ChocolateMasih Ada Kesempatan Sehari, Pendaftaran PPPK 2022 Tenaga Kesehatan Ditutup Tanggal 22 November 2022, Buruan Daftar
Selain melumpuhkan jaringan listrik sehingga tidak bisa memasok aliran ke banyak lokasi, Gempa juga berdampak pada banyak bangunan yang roboh, yang diperkirakan sebagaian besar merupakan rumah tinggal masyarakat.
Selain rumah, bangunan yang roboh juga banyak menimpa sejumlah kendaraan, sehingga saat ini sedang dilakukan pendataan mengenai kerusakan tersebut.
Dari pantauan kantor Dinas PUTR, banyak rumah milik warga yang mengalami rusak berat, bukan hanya atapnya yang roboh, namun juga tembok dan dinding hancur.
“Rumah saya atapnya ambruk,” terang salah seorang warga yang terdampak gempa bernama Tati Sugiarti, warga Kampung Babakansalak Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur.
Informasi dihimpun dari twitter @bmkg, gempa berkekuatan 5,6 magnitudo di kedalaman 10 kilometer pada pukul 13.21.10 WIB.
Adapun koordinatnya di 6.84 LS-107.05 BT (10 km BaratDaya KAB-CIANJUR-JABAR). Gempa ini tidak berpotensi tsunami.
