Nadiem Beri Kesempatan Besar Guru Penggerak jadi Kepsek dan Pengawas

JABAR EKSPRES – Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nomor 40 Tahun 2021 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, Guru Penggerak berkesempatan menjadi pengawas dan Kepala Sekolah (Kepsek).

Di lansir dari laman resmi Kemndikbud Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengangkat para guru penggerak menjadi pengawas atau Kepsek pada tahun depan atau 2023.

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan, Pasalnya, Nadiem menilai mereka bakal mampu memberikan perubahan pada dunia Pendidikan di Indonesia.

”Hendaknya mereka (guru penggerak) diprioritaskan untuk menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah,” terangnya.

Pemberian posisi pimpinan tersebut dilakukan agar para guru penggerak itu bisa membuktikan dan mendorong gerakan transformasi pendidikan.

”Meskipun masih berusia muda, tapi mereka mampu dan berhasil mengikuti pendidikan,” katanya.

Menurutnya, dalam pendidikan yang dilakukan selam sembilan bulan para guru itu hasrus menyelesaikan berbagai untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan.

”Seorang pemimpin itu harus berani mencoba dan melakukan perubahan, seperti halnya guru penggerak,” ujarnya.

Dia pun meminta kepada para guru yang masih berusia muda untuk berani mencoba menjadi seortang pemimpin. Sebab, umur tidak berkaitan dengan kemampuan memimpin dan juga latar belakang seseorang.

”Jangan takut mencoba. Kalau gagal, ya, kemudian coba lagi dan lakukan perubahan dengan bersama-sama,” ucapnya.

Nadiem pun berpesan agar para guru penggerak terus melanjutkan tugas menjadi seorang pemimpin yang dapat membuat perubahan paradigma pembelajaran untuk transformasi pendidikan Indonesia yang lebih baik.

”Bapak dan Ibu yang akan melanjutkan tugas berat ini. Saya ingin Anda membangun jaringan-jaringan yang akan mati-matian membela gerakan Merdeka Belajar,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Iwan Syahril mengatakan, salah satu ciri pemimpin yang dibutuhkan adalah orang yang mampu melakukan perubahan paradigma pembelajaran.

”Saat ini kita butuh pemimpin-pemimpin sekolah yang mempunyai cara pikir berbeda. Jadi jangan takut dengan usia muda,” katanya. (kmndkbd/ziz)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan